Apakah masyarakat semakin tidak toleran?

iadi_131019_intoleransi aceh2Kegiatan di sembilan gereja dan enam wihara Buddha di Banda Aceh dihentikan sejak pertengahan Oktober karena menurut pemerintah setempat rumah ibadah itu tidak memiliki izin.
Pendeta Nico Tarigan dari Gereja Bethel Indonesia mempertanyakan larangan itu karena rumah ibadah mereka telah berdiri sejak tsunami terjadi tahun 2005 guna melayani kepentingan jemaat termasuk staf LSM yang membantu pemulihan daerah bencana.

Namun Humas Kementerian Dalam Negeri, Reydo Nizar Munek, menyatakan langkah itu untuk ketertiban izin dan ia membantah adanya larangan beribadah.

Perintah ditutupnya rumah ibadah oleh Pemda Banda Aceh terjadi di tengah survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia dan Yayasan Denny JA yang menyebutkan mayoritas masyarakat di Indonesia merasa tidak nyaman hidup berdampingan dan bertetangga dengan kelompok yang berbeda agama.

Survei menunjukkan 15,5% responden mengaku tidak nyaman hidup berdampingan dengan mereka yang berbeda agama.

Sementara angka tidak toleransi terhadap aliran yang berbeda lebih tinggi lagi. Sekitar 41,8% menyatakan tidak nyaman bertetangga dengan mereka yang menganut aliran Syiah dan 46,6% merasa kurang nyaman dengan Ahmadyah.

Apa yang terjadi dengan masyarakat Indonesia? Apakah memang masyarakat semakin tidak toleran dengan mereka yang berbeda agama dan keyakinan?

Apa yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan kembali toleransi antar umat beragama? Dan apa yang Anda harapkan dilakukan oleh pemuka masyarakat serta pemerintah untuk menangani hal ini?

Komentar Anda

Crispinus Budiman, Roma
Saya sungguh sedih dan malu bila membaca berita intoleransi hidup beragama. Sebagai pemimpin agama Katolik saya selalu diajarkan dan mengajarkan toleransi beragama, menghormati perbedaan iman kepercayaan, serta mempersilakan umat beragama lain agar beribadah. Para pemimpin agama berperan penting untuk membangun toleransi beragama. Negara menjamin dan melindungi kebebasan beragama. Masyarakat awam hendaknya menghormati pluralitas.

Bambang Marheni, Riyadh
Penutupan Gereja Wihara Adalah Tindakan yang tidak dapat diterima dengan alasan apapun. Mereka yang merasa tidak nyaman hidup berdampingan dengan orang lain itu patut dicurigai. Pemerintah harus segera turun tangan dan bertindak tegas dan memberi rasa aman kepada pemeluk agama minoritas. Mereka adalah juga bangsa Indonesia. Bila tidak ada respon, kami sarankan lapor ke dewan hak asasi PBB. Saudaraku yang tertindas, kami ucapkan selamat beribadah.

Mohammad Wandi, Cirebon
Seharusnya pemuka agama maupun pemuka masyarakat harus diberi sosialisasi secara menyeluruh apa itu artinya sebuah perbedaan. Setahu saya dalam agama manapun menghargai perbedaan itu sebuah hal yg harus dilakukan semua umat.

Gunawan Auw, Bogor
Bhineka tunggal ika harusnya berbeda beda tetap satu tujuan.

Elmuava Sani, Banda Aceh
Setiap agama mengajarkan pemeluknya untuk hidup damai. Kenyataan ketidaknyamanan yang terlihat sekarang, karena masyarakat kita tidak dididik dengan nuansa keagamaan lagi padahal masyarakat kita sebenarnya bangga dengan agama.

Tonny, Denpasar
Masalah agama adalah masalah yang sangat rentan sekali. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang amat sangat plural. Jadi kalau masalah kurang nyaman dengan agama lain, silakan saja pindah ke negara lain dan jangan mengakui jadi warga negara Indonesia.

M. Mathori Munawar, Pekalongan
Toleransi umat beragama tetap terjalin di Indonesia. Namun gesekan tetap ada karena persaingan.

Kenrick, Medan
Semangat toleransi telah pudar sejak masa Orde Lama, berbagai partai pada saat itu hanya mementingkan golongan/agamanya masing-masing. Kemanakah perginya semangat Pancasila yang menghargai persatuan, keadilan, dan toleransi?

Kadizha, Menado
Ini bukanlah hal yang pertama kali terjadi di Indonesia. Sebaiknya pemerintah merevisi kembali undang-undang mendirikan rumah ibadah. Rumah ibadah sebaiknya tidak didirikan ditengah kota atau desa. Agama hanya membawa pemisahan di antara manusia. Rumah ibadah sebaiknya didirikan d itempat yang sunyi dan menunjukkan kesuciannya.

Putu Lionk , Facebook BBC Indonesia
Kebanyakan kelompok mayoritas selalu menganggap paling benar dan selalu mencela agama lain.

Aan Immanuel Silantoro Nugroho, Facebook BBC Indonesia
Bangunan ibadah adalah hak bagi setiap warga yang beragama. Kalau tidak tidak di tempat ibadah dimana orang beribadah?.Di Jalan?

Isaskhar, Palu
Masyarakat Indonesia semakin tidak toleran. Rasa keagamaan justru membuat toleransi menurun. Banyak contoh yang ada dilapangan….. dan inilah Indonesia, Pancasila hanyalah simbol saja, tidak lagi dimaknai secara mendalam oleh tiap tiap anak bangsa.

Wijayanto, Tangerang
Mengoptimalkan kerja bakti secara gotong royong dari lingkup yang paling kecil RT dan RW, minimal satu bulan sekali mengadakan arisan RT atau RW untuk memupuk rasa kebersamaan. Jadi kita mulai dari hal-hal yang kecil yang biasanya dipandang sebelah mata.

Zulfi Syukur, Jakarta
Umat Islam sebenarnya sangat toleran dan bisa nyaman bertetangga/hidup bersama pemeluk agama lain. Al-Qur’an maupun hadist membolehkan itu, soalnya ktika menyankut soal aqidah inilah yg menjadi sumber awalnya ketidaknyamanan. Dalam peraturan bersama Kemenag telah diatur sedemikian rinci, inilah yang sering mereka langgar. Adapun dalam soal pemahaman Syi’ah dan Ahmadiyah,mrupakan perbedaan yg mendasar pula dikalangan internal Islam itu sendiri.

Dina, Santiago
Indonesia adah negara Bineka Tunggal Ika dan UUD 45 mengakui kemerdekaan memeluk salah satu agama yang diantaranya Kristen dan Buddha. Terlepas dari perasaan nyaman tidaknya warga setempat hidup berdampingan dengan penganut agama lain, mari kita berfikir lebih bijak dan toleran untuk membangun bangsa ini. Masih banyak hal yang perlu kita benahi. Saya pernah hidup di Uni Emirat Arab dan tidak pernah ada isu dan penggusuran tempat ibadah kami disana.

Sumber: BBC Indonesia 22/10/12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s