Dipecat karena Ingin Pakai Jilbab ke Kantor

iadi_131127_aus_jilbabSeorang pekerja wanita di kota Wollongong menuduh sebuah perusahaan akuntansi lokal memecat dirinya karena ingin memakai jilbab ke tempat kerja.

Padahal perempuan itu, Mariam El Hassan (23), telah bekerja di perusahaan tersebut selama lima tahun.

Kuasa hukum Miriam mengatakan, kliennya telah meminta izin kepada perusahaan tersebut apakah dia boleh mulai mengenakan jilbab saat bekerja atas alasan agama. Namun, permohonannya itu ditolak.

Michelle Walsh dari kantor pengacara Turner Freeman mengatakan, Miriam El Hassan justru diberi tahu untuk tidak datang lagi ke kantor ketika dia meminta izin untuk mengenakan jilbab.

“Dia libur satu hari untuk merayakan hari raya dan diminta untuk datang bekerja,” kata Walsh.
“Meski demikian, dia menerima telepon dari resepsionis yang mengatakan dirinya tidak dibolehkan masuk ke kantor seperti itu, dan harus minta izin terlebih dahulu. Klien kami lalu berkomunikasi lewat SMS dengan atasannya yang mengatakan dia tidak bisa datang ke kantor jika mengenakan jilbab, ” ujar Michelle.

Masalah ini diharapkan dapat selesai sebelum diajukan ke Fair Work Australia untuk konsiliasi bulan depan.

Sumber: Radio Australia 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s